Menghayati Cinta Kasih dalam Perkawinan Menurut Seruan Apostolik Amoris Laetitia Nomor 120-142

Authors

  • Blasius Superma Yese STP Dian Mandala Gunungsitoli
  • Antonius P Sipahutar STP Dian Mandala Gunungsitoli
  • Fidelis Marianto Halawa STP Dian Mandala Gunungsitoli

DOI:

https://doi.org/10.62200/magistra.v3i1.198

Keywords:

Love, marriage, partnership, person

Abstract

This article is based on concerns about the declining value of love in married life. There are many couples who end their marriage because they do not find the love that strengthens their marriage. There are many cases of marriages being divorced civilly and annulled by the Church. Pope Francis in his Apostolic Exhortation Amoris Laetitia provides a deep reflection on the value of love that is the main bond in married life and which guarantees the longevity of married life. Married life is basically a life partnership between husband and wife. The basis of that partnership is love. Love allows married couples to experience happiness in married life. This article uses a literature review method. The author collects, reads, and understands various relevant sources and compiles them into a scientific article.

References

Darmawijaya. (1994). Mengarungi Hidup Berkeluarga. Kanisius.

Dister, N. S. (2004). Teologi Sistematika. Kanisius.

Divorce Rates in the World: Divorce Rates by Country. ([tanpa tahun]). https://divorce.com/blog/divorce-rates-in-the-world

Hadiwardoyo, A. P. (2007). Menuju Keluarga Bahagia. Yayasan Pustaka Nusatama.

Karimullah, S. S. (2024). Cinta dalam Bingkai Hukum. Gramedia.

Kitab Hukum Kanonik 1983. (1983). (Codex Iuris Canonici 1983). Konferensi Waligereja Indonesia.

Konferensi Waligereja Indonesia. (2011). Pedoman Pastoral Keluarga. OBOR.

Konsili Vatikan II. (1983). Konstitusi Dogmatis tentang Gereja (Lumen Gentium). Dalam R. Hardawiryana (Penerj.), Dokumen Konsili Vatikan ll. Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI-Obor.

Konsili Vatikan II. (1993). Konstitusi Pastoral tentang Gereja di Dunia Dewasa Ini (Gaudium et Spes). Dalam R. Hardawiryana (Penerj.), Dokumen Konsili Vatikan II. Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Law, M. R., & Law, L. (2008). Tuhan Tahu Perkawinan Tidak Selalu Mudah. Dioma.

Lon, Y. S. (2019). Hukum Perkawinan Sakramental dalam Gereja Katolik. Kanisius.

Paus Fransiskus. (2017). Seruan Apostolik tentang Sukacita Kasih (Amoris Laetitia) (F. X. Adisusanto & B. H. T. Prasasti (Ed.); K. K. K. dan C. for C. Indonesia (Penerj.)). Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Paus Yohanes Paulus II. (2011). Anjuran Apostolik tentang Keluarga (Familiaris Consortion) (R. Hardawiryana (Penerj.)). Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Raharso, A. C. (2006). Paham Perkawinan dalam Hukum Gereja Katolik. Dioma.

Rahman, H. (2022). Tri Pusat Pendidikan Perspektif Tasawuf. Kaaffah Learning Center.

Rubiyatmoko, R. (2011). Perkawinan Katolik Menurut Kitab Hukum Kanonik. Kanisius.

Subiyanto, P. (2003). Merawat Perkawinan. Yayasan Pustaka Nusatama.

Sujoko, A. (2011). Teologi Keluarga. Kanisius.

Suprajitno. (2003). Asuhan Keperawatan Keluarga. Kedokteran EGC.

Sutarno, A. (2012). Katekese dan Evangelisasi Pranikah. Grafika Mardi Yuana.

Turu, D. wea S. ([tanpa tahun]). Sinode Para Uskup dan Sagki tentang Keluarga dan Implikasinya bagi Pastoral Anulasi Perkawinan.

Downloads

Published

2025-03-25

How to Cite

Blasius Superma Yese, Antonius P Sipahutar, & Fidelis Marianto Halawa. (2025). Menghayati Cinta Kasih dalam Perkawinan Menurut Seruan Apostolik Amoris Laetitia Nomor 120-142. Jurnal Magistra, 3(1), 25–38. https://doi.org/10.62200/magistra.v3i1.198

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.